Tidak sedikit yang beranggapan rasa nyeri di punggung hanyalah masalah kecil saja, akibat kelelahan semata dan akan hilang dengan sendirinya, Hmm....., apakah anda juga termasuk yang percaya pada anggapan ini??
Cobalah mulai dari sekarang kesampingkan pemikiran seperti itu. Nyeri punggung tidak bisa dianggap tindakan. Pasalnya, nyeri punggung bisa pula merupakan gejala penyakit tertentu meski tergolong gangguan ringan.
Tahukah anda, bahwa dalam keadaan tertidur sebenarnya semua organ tubuh bekerja tanpa henti. Begitu pula dengan punggung, tetap menjalankan fungsinya untuk selalu menjaga postur tubuh. Banyak orang yang tidak menyadari kalau mereka sesungguhnya selalu ‘mempekerjakan’ punggungnya setiap kali duduk, berdiri ataupun berbaring. Jadi punggung bekerja non stop selama 24 jam sehari.
Nah, pernahkah kita memberikan perhatian pada punggung kita?? Cobalah untuk mengingat kembali berapa kali anda melakukan olahraga dalam seminggu, berapa menit anda berdiri atau duduk dalam sehari? Atau pernahkah anda merasa stress? Semua jawaban pertanyaan tersebut sebenarnya memiliki hubungan, dengan kesehatan punggung anda.
Oleh karena itu mulailah sejak dini memberikan perhatian pada punggung kita. Sebagai langkah awal tidak perlu sulit, yaitu mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan timbulnya nyeri punggung seperti berikut :
Pertama, stress. Punggung sangat sensitif terhadap ketegangan otot akibat stress sehari-hari. Dalam keadaan lemah dan kaku, otot punggung mengalami spasme (kejang). Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang mengangkut oksigen terhambat, sehingga otot kekurangan oksigen. Akibatnya, penderita mengalami nyeri yang semakin parah jika tidak segera ditangani dokter. Untuk itu, menjauhi stress adalah cara yang tepat. Belajarlah bersikap rileks dan sejenak menjauhi rutinitas.
Kedua, postur tubuh yang buruk. Postur yang kurang tepat menyebabkan lengkung tulang belakang tidak berada dalam satu garis lurus sehingga mudah cidera dan menimbulkan kelainan prematur pada diskkus. Diskkus yang rapuh tidak lagi mampu menjadi bantalan vertebra. Kelainan akibat postur tubuh yang buruk yaitu tulang belakang terlalu melengkung kedepan atau kebelakang.
Ketiga, jarang berolahraga. Tahukah anda tentang berolahraga secara teratur bermanfaat meningkatkan kelenturan otot-otot dan sendi punggung. Bisa dibilang 80% kasus nyeri tulang punggung disebabkan karena buruknya kelenturan (tonus) otot atau kurang berolahraga. Otot yang lemah, terutama pada daerah perut, tentu tidak mampu menyokong punggung secara maksimal.
Keempat, cedera dan ketegangan otot. Gerakan memutar, membungkuk atau mengangkat beban berat yang tidak dilakukan secara benar, akan mengakibatkan ketegangan pada otot atau cidera ligamen (jaringan elastisitas yang menjaga kestabilan tulang). Hal yang sama juga dapat terjadi akibat gerakan secara mendadak dalam berolahraga, misalnya ketika berganti arah. Agar terhindar, mulailah dari sekarang mempelajari cara mengangkat beban, berdiri, duduk dan berbaring dengan benar.
Dan terakhir adalah Osteoarthritis. Proses penuaan menyebabkan diskus keluar (menonjol) dari tempat semestinya dan menghasilkan pertumbuhan tulang baru seperti taji yang menimbulkan radang sendi disertai nyeri. Postur tubuh dan perawatan tulang belakang yang baik biasanya dapat meredakannya.(dari berbagai sumber)
Kesimpulan saya : Mulai sekarang, berilah perhatian pada anggota tubuh anda termasuk punggung. Yaitu dengan menjalani gaya hidup sehat, belajar mengatasi stess dan satu lagi yang tak kalah pentingnya adalah menjaga berat badan agar seimbang.


01.54
Landung Sulistyo



0 komentar:
Posting Komentar